UKOM Dinas Kesehatan Kota Magelang Tahun 2022

Dalam upaya memberikan pengakuan terhadap kompetensi pejabat fungsional kesehatan dan sebagai bahan pertimbangan untuk kenaikan jabatan fungsional maka perlu ada uji kompetensi fungsional kesehatan. Untuk mewujudkan SDM yang kompeten dan profesional maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengembangan Kompetensi ASN khususnya pejabat fungsional kesehatan yang sangat dibutuhkan karena lingkup pekerjaan jabatan fungsional yang sangat luas.

Dinas Kesehatan Kota Magelang telah menyelenggarakan uji kompetensi di tahun – tahun sebelumnya bagi jabatan fungsional perawat dan perawat gigi. Tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Magelang menyelenggarakan uji kompetensi lebih banyak yaitu untuk sembilan jenis jabatan fungsional yaitu Apoteker, Asisten Apoteker, Bidan, Dokter umum, Nutrisionis, Perawat, Perawat Gigi/ Terapis Gigi dan Mulut, Pranata Laboratorium Kesehatan, dan Sanitarian.

Dinas Kesehatan Kota Magelang pada tahun ini melaksanakan Uji Komptensi pada 5 dan 6 Juli 2022 yang bertempat di Gedung Drs. H. Bagus Panuntun Lt. 5 RSUD Tidar Magelang. Sebelum melaksanakan uji komptensi, peserta terlebih dulu melewati beberapa tahap mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, pelaksanaan Pra-ujikom untuk mempersiapkan syarat portopolio sebagai bahan penilaian saat Uji Kompetensi kemudian barulah Kegiatan Uji Komptensi dilakukan.

Uji Kompetensi diikuti oleh 65 Peserta dari berbagai jenis jabatan fungsional yang berasal dari RSUD dan Puskesmas di Kota Magelang dengan rincian 4 (Empat) orang Apoteker, 7 (Tujuh) orang Asisten Apoteker, 2 (Dua) orang Bidan, 4 (Empat) orang Dokter Umum, 1 (Satu) orang Nutrisionis, 34 (Tiga Puluh Empat) orang Perawat, 1 (Satu) orang Perawat Gigi /Terapis Gigi dan Mulut, 7 (Delapan) orang Pranata Laboratorium Kesehatan, 5 (Lima) orang Sanitarian.

Uji Kompetensi dilaksanakan dalam 2 tahap yang pertama Uji Tulis dimana peserta diharuskan menjawab pertanyaan yang diberikan Tim penguji melalui Google form. Kemudian ditahap kedua yaitu Uji Wawancara dimana peserta diberikan kesempatan untuk melakukan presentasi berdasarkan Dokumen Portopolio yang telah disusun dan tim penguji memberikan pertanyaan dari Portopolio tersebut. berdasarkan hasil dari Uji Tulis dan Uji Wawancara tersebut, panitia kemudian mengumumkan kepada peserta untuk dinyatakan lulus dan tidaknya.

Dengan adanya uji kompetensi ini, ASN Tenaga Kesehatan Kota Magelang diharapkan dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan dalam rangka pembangunan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat Kota Magelang.